Momentum Kebangkitan Manchester United Meskipun Bermain Imbang Lawan Liverpool

Pekan ke-9 Premiere League diwarnai dengan Big Match pertarungan antara dua raksasa yaitu pemuncak klasemen saat ini Liverpool kontra Manchester United. Meskipun seharusnya kedua tim seimbang, namun posisi Setan Merah saat ini sedang buruk sehingga banyak yang memprediksi jika Liverpool bisa berhasil memenangkan pertandingan dengan mudah namun sayangnya rentetan kemenangan itu bisa dihentikan dengan mudah oleh pastikan Solskjaer.

Hasil Imbang Rasa Kemenangan Bagi Manchester United

Keberhasilan Manchester United untuk menahan imbang tim sekelas Liverpool kemarin sangat mengejutkan mengingat kondisi tim keduanya begitu kontras sekali. Tentu saja sebelumnya Liverpool diyakini dapat memenangkan pertandingan dengan begitu mudah meskipun harus bermain di kandang United, Old Trafford. Dilihat dari segi performa tim, tentu saja The Reds memiliki segalanya dan unggul di berbagai hal. Dipastikan raihan 3 poin akan membuat mereka makin kokoh di puncak.

Namun secara mengejutkan terlihat jika MU justru tampil lebih dominan dan lebih baik bahkan kerap kali mengancam gawang Liverpool. Hasil imbang 1-1 yang diraih MU ini sangat penting karena ini menunjukkan kebangkitan mereka dan setidaknya beban Ole Gunnar Solskjaer pun terangkat perlahan meskipun MU masih berkutat di papan tenga klasemen sementara hanya dengan mengumpulkan 10 poin selama 9 pekan ini. Tapi hasil imbang ini dianggap sebagai kemenangan.

Ini karena hasil imbang yang mereka terima adalah kontra Liverpool yang selama ini meraih kemenangan dalam setiap pertandingannya apalagi dengan status sebagai juara liga Champions. Selain itu, di dalam pertandingan semalam, MU tidak berusaha bertahan dan menunggu para penyerang The Reds yang haus gol itu menjebol gawang mereka. Young dkk berusaha untuk menyerang dan tampil ofensif bahkan Roy Keane mantan punggawa MU memberikan pujiannya.

Manchester United Harus Bersiap Untuk Pertandingan yang Berikutnya

Keane yakin jika hasil imbang yang diterima oleh Manchester United di masa yang krusial ini sangat penting karena menunjukkan langkah apa yang akan mereka lakukan di pertandingan selanjutnya. Keane menyadari jika MU harus mampu untuk menjaga performa mereka lebih baik. Seperti yang dilansir oleh Sky Sports, Keane yakin jika hasil ini membantu peningkatan performa dari Setan Merah dan awalnya Keane menduga jika akan ada performa yang negatif namun justru sebaliknya terjadi.

Keane menambahkan jika hal yang paling penting saat ini untuk sang pelatih adalah dapat terus melaju dengan kencang. Dia percaya bahwa kemenangan ini dapat diraih sebab pendukung Setan Merah membantu mereka selama menyaksikan di Old Trafford. Dapat dikatakan jika ini merupakan momentum dari MU dan tetap harus dijaga untuk pertandingan yang lainnya mengingat ini masih di awal liga. Keane menjelaskan jika MU saat ini telah berada di jalur yang tepat dan hanya perlu fokus.

Dia mengatakan jika saat ini meningkatkan level performa menuju lebih baik cukup mudah apalagi jika memperoleh dukungan yang paling tepat bagi MU. Keane menambahkan jika hal yang harus MU lakukan saat ini adalah terus memperoleh kemenangan yang beruntun. Tapi jika berbicara mengenai kemenangan yang diterima oleh MU tadi malam, ini semua tidak lepas dari peran gol seorang Marcus Rashford yang tidak dianulir oleh wasit sama sekali. Gol di menit ke-36 ini menjadi kontroversi.

Jurgen Klopp sang pelatih Liverpool mengeluhkan adanya gol ini bahkan sampai pertandingan berakhir karena banyak pihak dan penonton yang beranggapan jika apa yang mereka lakukan ini adalah pelanggaran. Martin Atkinson yang merupakan wasit pertandingan itu pun memberikan penjelasan bahwa tidak ada pelanggaran yang terjadi sehingga gol pun disahkan oleh VAR dan wasit untuk memberikan kemenangan pada Manchester United sampai menit ke-85 sebelum Adam Lallana mencetak gol penyeimbang.

Read More

Meski Imbang, Marcus Rashford Tetap Kecewa Pada Performa Timnya Melawan Liverpool

Meskipun sesungguhnya Manchester United berhasil untuk menahan imbang Liverpool pada lanjutan pekan ke-9 Premiere League, akan tetapi pencetak gol MU yaitu Marcus Rashford tetap memberikan kritik pada penampilan timnya kemarin. Rashford menyebutkan jika permainan timnya mulai kendor pada babak kedua sehingga mereka pun tidak berhasil mempertahankan kemenangan atau bahkan menambah golnya hingga berhasil untuk mengalahkan Liverpool.

Marcus Rashford Cukup Kecewa Dengan Performa Timnya Kontra Liverpool

Di pekan ke-9 yang kemarin, Manchester United berhasil memberikan kejutan besar. Dengan performanya saat ini yang terbilang buruk, justru United pun berhasil untuk menekan Liverpool yang bertandang ke Old Trafford. Bahkan yang mengejutkan lagi adalah The Red Devils lebih dulu yang mencetak gol di babak pertama melalui salah satu penyerangnya yaitu Marcus Rashford. Pada babak yang kedua, sayangnya sifat ofensif mereka pun berubah dan justru menurun bahkan terlihat bertahan.

Lima menit sebelum pertandingan berakhir, petaka pun muncul ketika Adam Lallana yang masuk sebagai pemain cadangan pun berhasil mengoyak gawang David De Gea dan menyamakan kedudukan dengan MU. Akibatnya, Setan Merah pun tidak jadi merasakan kemenangan yang berharga menghadapi sang pemuncak klasemen ini. Melihat hal ini, Rashford pun mengungkapkan rasa tidak puasnya terhadap timnya karena menganggap bahwa mereka bisa mencetak gol kedua.

Di halaman resmi MU, pemain timnas Inggris ini pun mengatakan jika sangat memungkinkan bagi MU untuk mencetak gol yang kedua di pertandingan tersebut. Namun sayangnya hal itu sama sekali tidak terjadi. Rashford menilai bahwa sesungguhnya intensitas dari permainan timnya ini sudah kendor memasuki babak yang kedua sehingga kesulitan dalam mencetak gol dan justru memberikan kesempatan pada lawan untuk menyamakan kedudukan. Rashford pun menambahkan pendapatnya.

Rahasia Dibalik Gol Marcus Rashford Kontra Liverpool

Dia mengatakan jika sekitar 20 menit sebelum Liverpool mencetak gol, rupanya MU telah menghentikan umpan bola yang datang dari belakang. Marcus Rashford berdalih bahwa dirinya terus mengatakan jika mereka berhenti mengumpan bola, maka itu akan memberikan kesempatan bagi tim lawan untuk memberikan tekanan pada mereka. Penyerang ini pun menilai jika kedepannya, MU sama sekali tidak boleh bermain dengan aman dan bila perlu, mereka harus terus menekan lawan.

Bagi Rashford, Setan Merah sejak dulu selalu identik dengan yang namanya sepak bola menyerang sehingga jika mereka tidak menyerang sedari awal, maka mereka akan terus bertahan dan itu pun juga tidak akan bisa bertahan lama apabila menghadapi pemain yang terbaik seperti yang mereka lakukan ketika berhadapan dengan The Reds. Dia menambahkan jika mereka harus lebih berani lagi dan optimis. Saat MU unggul 1-0, maka mereka harus lebih percaya diri lagi dalam memainkannya.

Di pertandingan kontra anak asuhan Klopp ini, Rashford menjadi pahlawan yang mencetak gol pertama bagi MU. Dia pun mengatakan rahasia dibalik kemampuannya ini dan menurutnya, gol terjadi dikarenakan ada chemistry yang tercipta dengan Daniel James. Mengandalkan proses serangan balik, rupanya Daniel James pun berlari dan memberikan umpan silang yang selanjutnya dapat dimaksimalkan dengan baik oleh Marcus Rashford. Rashford pun mengatakan jika sebelum gol ini terjadi, dirinya dan James telah kontak mata lebih dulu.

Namun memang benar jika chemistry yang terjadi ini masih awal dan belum cukup baik. Akan tetapi, Marcus Rashford yakin bahwa hal ini akan semakin baik ke depannya dan mereka kini sedang meningkatkan lagi chemistry ini karena jika mereka tidak dapat saling menemukan atau saling melihat satu dengan lainnya, maka mustahil mereka dapat mencetak gol.

Read More